Di bangku bis duduk sendiri
Bait lagu tak mengusir rasa sepi
Membiarkan diriku dicumbui sunyi
Lamunanku sembari berfikir
Tentangnya yg memilih pria lain
Tapi ini lucu dan ruwet
Membuat hatiku luntang-lantung tidak karuan
Aku ingin mencintai sepenuhnya
Tapi ia sudah ada yg punya
Aku ingin memilikinya
Tapi Tuhan tak menunjukkan jalan
Aku berfikir keras lagi dan lagi
Apakah aku mencintai wanita yg bukan jodohku
Apakah aku mencintai wanita yg bukan tetapan Tuhan
Terus kemana aku harus mencari
Semua mimpiku telah terkubur dipasir pantai
Nisanku terukir dari batu karang
Aku telah mati untuk mencintai wanita lain
Aku bertahan untuk dia
Sebarapa kuat kapal cintaku ini menahan badai
Melihat dia yg bersayang-sayangan dengan pria lain
Sedangkan aku dalam gelap memikirkannya
Tanpa sadar air mata tercurah dari bibir kelopak mata
Membasahi pipi kusamku
Aku sudah tak kuat lagi tuan
Kepalaku penuh dengan rasa cemburu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar