Jumat, 27 Juni 2014

Astaga, Hatiku!

Astaga, Hatiku, rahasiakanlah cintamu,
Dan sembunyikanlah rahasia itu dari mereka-mereka yang engkau lihat, 
Maka engkau akan mendapatkan
Keberuntungan yang lebih baik.

Dia yang mengungkapkan rahasia dianggap orang bodoh; keheningan dan kerahasiaan adalah jauh lebih baik bagi dia yang jatuh cinta.

Astaga, Hatiku, kalau seseorang bertanya, "Apa yang terjadi?" Janganlah menjawab.
Kalau engkau ditanya, "Siapa dia?"
Katakanlah dia mencintai pria lain.
Dan pura-puralah dia tidak ada konsekuensinya.

Astaga, Hatiku, sembunyikanlah gairahmu; penyakitmu juga adalah obatmu sebab cinta bagi jiwa adalah ibarat anggur dalam gelas. 
Yang engkau lihat adalah cairannya,
Yang tersembunyi adalah rohnya.

Astaga, Hatiku, sembunyikanlah 
Kesusahanmu, supaya, seandainya 
Lautan menderu dan langit runtuh, engkau akan aman.



(Gibran) 

Kamis, 19 Juni 2014

Kau Harus Ingat

Wahai engkau yg membenciku
Apakah kamu ingat siapa yg membuatmu tersenyum ketika engkau kesepian.
Siapa yg menjagamu ketika kamu terlelap. 
Siapa yg mengusap rambutmu ketika kamu tertidur.
Siapa yg mencium bola mata indahmu ketika kamu tersenyum.
Siapa yg menghapus air mata dipipimu ketika kamu menangis. 

Kamu ingat dulu, semua waktuku hanya untukmu.
Aku memanjakanmu dengan begitu sangat.
Sehingga perubahan kecilku yg tak seperti dulu akibat kesibukanku membuatmu tidak bisa menerima.

Ingat siapa yg menemanimu ketika engkau rindu keluarga serta kampung halaman.

Kamu tahu aku rela melupakan semua masalalu ku untukmu.
Kamu tahu aku orang yg selalu berjuang keras membujukmu ketika engkau ngambek atau tidak mood.

Aku memang tidak bisa menjadi lelaki yg baik.
Aku manusia biasa, fisik saja aku ga setampan dia. 
Aku hanya punya motor yg membawamu kemana-mana.
Dia membawa mu menggunakan mobil.

Dia bisa membahagiakanmu secara materi.
Ketika makan bersamamu aku hanya mengajakmu ke tempat murah seperti warteg. 
Tapi kamu harus tau aku bersungguh-sungguh menjadi lebih baik untukmu.

Hanya karena sikapku yg bodoh dan mulutku yg kotor berkata padamu, kamu tau kenapa? Karena tidak mungkin aku melakukan itu tanpa kamu juga pernah melakukan salah padaku.

Aku berusaha menjadi yg terbaik bagimu, tetapi tidak bisa. Teman-temanmu lebih baik mereka lebih memahami-mu.

Aku sekarang hanya bekas-bekas masa lalu yg mencoba protes kepada cinta, kenapa cinta tak seadil ini. 

Yang kamu ingat hanya bagaimana aku menyakiti kamu dengan sangat.
Apakah kamu tidak ingat aku juga pernah menjadi malaikat untukmu. 

Rabu, 18 Juni 2014

Budak

Budak kurus kering yg sedang terlentang
Dipandang saja sudah kelihatan tulang
Menahan rasa lapar yg mengekang
Kasihan betul si budak malang

Perut kecilnya sudah biasa menahan lapar
Setiap malam pasti terkapar
Budak itu tidak biasa berkoar
Siapa sangka ia tersenyum lebar



PULAU ( Kontemporer)

Gadis Pulau aku bilang Galau
Telur Pulau aku bilang Telau
Pria Pulau aku bilang Prulau
Kelapa Pulau aku bilang Kapau

aku suka-suka seperti suka -suka ku
kau tidak suka, suka-suka ku aku suka

maksudnya aku adalah kau
kau adalah aku
kita kau aku adalah lampau
berpadu satu silau menyilau


Selasa, 17 Juni 2014

Curhat #2

Segala masalah yang datang silih berganti dari percintaan, organisasi, persahabatan, kuliah, finasial, bahkan hubungan dgn pihak-pihak yg tak terduga itu semua tak membuatku menyerah akan kekuatan batinku sediri. Aku telah mencoba menempuh jalan hitam yang tak membawaku kepada cahaya, ketika aku merasa tersesat dan terjebak di masalah kehidupan batinku mulai angkat bicara. Serangan fajar menabrakan dirinya di dinding hatiku yg lembut dan lemah karena hati adalah sisi paling tulus dan unsur baik bagi manusia. Sebuah suara yang pelan berbisik ke telingaku yang mungil, aku merasakan setiap kata demi kata yang tersampaikan. Suara itu menyentuh kalbuku, dia berkata "Jika engkau tersesat datanglah pada Tuhan-mu Allah. Dia maha tahu dan maha besar atas segala makhluk ciptaannya." Ketika malam Nifsu' Syakban aku mencoba jalan yang bisikan sebutkan, aku mencoba berbicara kepada Dia- yang menciptakanku, aku mencari pelukan kasih sayang Tuhanku, aku mengasingkan diriku padanya, kuserahkan hati ku yang terluka padanya, semua masalah ku ceritakan padanya. Ia- tidak menjawab dengan bahasa, Allah Tuhanku menjawab dengan kuasanya. Aku merasakan Allah mendengar dan menjawab permitaan hatiku. Jika engkau tersesat didalam relung-relung hati yg membusuk jangan kau lupakan bahwa kau masih memiliki Tuhan. Wahai wanita yang ku sayang, sahabat, serta keluargaku.  semoga engkau membaca ini bahwa aku sudah tidak seperti dulu lagi, aku berharap aku menjadi pria yang lebih baik lagi. Maafkanlah semua kesalahan yang pernah aku lakukan. Jiwa ku begitu renta dan lemah, emosiku begitu tidak terkendali. Allah datang padaku dengan rahmat dan karunianya, membuat hatiku tenang, tentram dan damai. Aku menikmati semua yg tlah terjadi karena bagiku ini adalah pendewasaan diri, aku tlah memaafkan wanita yang menyakitiku aku masih menyanyanginya, sahabat, serta keluarga.

Sang Laut


Laut biru itu begitu dalam.
Sang laut tidak pernah angkuh.
Permungkaannya hanya ada gelombang.
Rasa ingin tahu membawaku.

Aku masuk dalam kecantikannya.
Aku tidak bisa bernafas didalam keindahan laut.
Aku meminta Tuhan membantuku.
Ia datang dengan segala rahmat dan karunianya.

Didalamnya aku melihat banyak kehidupan.
Hidup mereka penuh warna.
Mereka hidup didalam keindahan. 
Mereka bergerak bebas sesukanya.

Aku takjub dan terdiam.
Aku terpana dan terkesima.

Mataku enggan tertutup untuk melihat.
Mataku haus akan keindahan.
Mataku oh mataku ...
Terima kasih Tuhan yg menciptakan mata.

Jiwa ku yg sebelumnya gelisah dan resah.
Berubah menjadi tenang dan damai seperti malam. 
Jiwaku yg terluka ini.
Seakan-akan terobati.

Terima kasih Tuhan engkau yg mencipta Laut serta Mata. 

Kenangan

yang terindah telah tercipta sebelum yang terburuk ada
keindahan adalah awalan rasa
ketika melihat keindahan pasti kau tersenyum
tahukah, kau dan aku sama

kau tahu senyuman adalah anak keindahan
meleburkan logika dan perasaan
matamu dan mataku mata kita
aku telah pergi ketempat indah yang kita impikan

aku disana bersama cintamu
cintamu yang hangat menyelimuti dinginnya malam itu
mataku berkaca seperti terangnya rembulan
keindahan pantai dan laut ini seperti cintamu

deras ombak membawa kenangan kita 
aku harap bersama ragamu disana
memelukmu dikala dinginnya angin laut
membelai rambutmu yg indah seperti terumbu karang
mencium-mu seperti aku dan kau yang tahu indahnya

Laut berbisik kepadaku
bisikannya membuat aku tersenyum
karena nama-mu.




Rabu, 11 Juni 2014

Curhat #1

Apa kalian tau rasa sakit
Apa kalian tau rasanya di rampas
Apa kalian tau hati yg remuk
Apa lagi... apa lagi semua tlah terjadi

Aku kesepian ditengah jutaan manusia
Aku hancur diantara kalian berdua
Aku meminta ke-ikhlasan 
Aku mengemis kesabaran

Dia pernah berkata padaku
Kalau dia tak gampang didekati
Dia bilang padaku tidak percaya lagi
Dia bilang dia takut karena luka masa lalu

Dia memilih pria lain
Karena dia tak bisa sendiri
Dia memilih pria lain
Karena dia butuh cinta 

Apa aku sejahat itu 
Apa kalian tahu rasanya menjadi aku
Hati ku sedang berdarah dan dia genggam kuat hatiku hingga remuk 

Tindakanmu mengajari ku satu hal
Bahwa rasa sakit dan kecewa adalah menguatkan
Sehingga aku juga belajar ikhlas dan sabar.

Andaikan engkau menjadi aku?






Selasa, 10 Juni 2014

Laut


Tembus hingga ke dasar
Bergelombang seperti sutra
Sinar mentari memperindah bentuk
Ini dia laut biru yg indah itu

Ribuan ikan berenang bebas 
Terumbu karang bergoyang dengan syahdu
Aku menikmati setiap pemandangan ini
Ternyata dunia tak seburuk itu

Ada tempat dimana engkau hanya melihat kebahagiaan
Tidak ada mahkhuk yg bersedih
Alam seakan-akan memanjakannya
Inilah tempat yg paling indah LAUT

Aku melihat kebebasan disana
Aku melihat dalam kedasar laut
Ikan berbicara kepadaku
Memaksaku turun dan berenang bersama mereka 

Tak ada alasan kau menyerah
Hidup ini indah 
Tidak ada alasan kau pasrah
Aku bersama orang-orang yg lemah

Sabtu, 07 Juni 2014

Kupu-kupu Tuhan. #dialog

Hinggaplah seekor kupu-kupu nan indah
Di ranting mawar yg berduri 
Keindahan kupu-kupu itu membuat sang mawar layu
Keindahannya tiada banding

Berbicaralah mawar kepada kupu-kupu : "wahai engkau yg terindah tercipta dari apa dirimu?" 
Kupu-kupu : "aku tercipta dari tempat yg sempit dan legit." 
Mawar : "apakah engkau dari lahir seindah ini?"
Kupu-kupu : "aku dulu adalah makhluk yg buruk rupa, aku tercipta dari kesunyian alam, aku tercipta dari setiap penderitaan, aku dulu hanya makhluk yg tidak berarti. Setelah aku di cintai aku di tinggalkan sunyi sepi didalam kepompong karena aku dulu adalah ulat."
Mawar : kenapa engkau bisa menjadi seindah ini?"
Kupu-kupu : " aku menikmati dan bersyukur atas apa yg diberikan Tuhan kepadaku, aku tidak mengeluh dan tidak pula murka apa yg pernah kumiliki dulu. 
Aku tidak meminta keindahan kepada Tuhan. Karena kesabaran dan keikhlasanku Tuhan memberikan ku keindahan seluruh alam.

Mawar : " wahai sang kupu-kupu engkau adalah makhluk terindah yg pernah kulihat bahkan engkau memiliki jiwa yg suci engkau adalah keindahan Tuhan itu sendiri." 

Sebelum kupu-kupu pergi ia memberikan sedikit keindahannya kepada mawar dan mawar yang layu mekar kembali, mawar itu berubah menjadi mawar terindah yg pernah ada.


Harapan

Aku berlari kedepan kamu slalu ada
Aku juga mundur kebelakang masih aja kamu ada
Aku hendak kemana agar bisa melupakan engkau

Engkau sudah memilih yg lebih baik
Engkau pun sudah melupakan aku
Aku hanya sebutir biji didalam delima
Aku tahu kelak aku akan tumbuh menjadi pohon delima yg rindang


Sekarang ku lihat engkau sudah bahagia
Bersamanya
Disini aku masih saja sendiri
Mencoba mengobati luka-luka yg ada
Aku ikhlas dengan kondisi seperti ini

Aku percaya ini akan mendewasakan diriku
Tuhan tidak tidur sayang
Tuhan bersamaku didalam doa yg ku panjatkan

Aku merasakan setiap perih ini dengan tegar
Aku harus lebih sabar
Karena aku akan menjadi orang besar
Terima kasih sudah mengajariku tentang arti cinta 

Doakan aku agar bisa melemahkan sinyal cintamu di hatiku
Agar aku bisa membuka hati untuk yg lain
Tuhan tetapkanlah semua ini didalam hatiku

Kamis, 05 Juni 2014

Cinta Sahabat

Aku memiliki sahabat
Mereka menuntun disaat aku tersesat
Bibir mereka melontarkan semangat
Menarik jiwa ku yang sedang sekarat 

Lorong-lorong cinta yg gelap
Aku menemukan seberkas cahaya
Dari cahaya itu keluar sebuah suara
Dan suara itu berkata 
Wahai  engkau yg terluka mendekatlah pada ku
Akan ku selimuti hatimu yg dingin itu
Akan ku sirami anggur liang dahagamu
Akan ku peluk tulang-tulang rentamu

Wahai sahabat jangan engkau bersedih
Lupakan dia yg membuatmu menangis
Mendekatlah dan lebih dekat lagi
Aku menyanyangi engkau wahai sahabat


Rabu, 04 Juni 2014

Rembulan Malam

Sang rembulan hadir merangkul malam
inilah sang rembulan yang setia 
menemani malam yang sunyi dan senyap
hanya teriakan hati malam yang terdengar

tetesan air mata jatuh menyentuh 
mata indah itu banjir dengan tangisan
kesunyian malam ini tak bertepi
Masih sang rembulan yang setia menemani

malam ini dipenuhi iblis-iblis kecil
iblis itu membawa puing-puing penderitaan
menggoreskan puing itu ke syarafmu 
iblis itu tidak puas ia melukai hingga ke hati

melawan iblis kecil saja tak sanggup
sang rembulan yang setia murka kepada malam
membiarkankan iblis-iblis merusak hidupnya
malam hanya terdiam pasrah meratapi nasibnya 

Aku dan Tuhan

Rasa apa ini wahai Tuhan
Apakah ini rasa sakit
Rasa sakit kasat mata ini
Melemahkan semangat diri

Dulu aku mengenal sebuah nama
Satu kata dengan penuh makna
Mereka menyebutnya cinta
Dua hal yg aku tahu yaitu bahagia dan luka

Aku kini dalam kemerosotan hati
Dulu aku tak pernah selemah ini
Seakan-akan tak punya harga diri
Pikiranku buntu dalam mencari

Aku mencari ketenangan karena luka
Langkahku kian tak menentu
Pikiranku terus menarik ke masa lalu
Mencoba untuk mencari sesuatu 

Sesuatu dimana tak ada luka
Sesuatu dimana hanya ada canda tawa
Sesuatu dimana kita semua bahagia
Sesuatu itu sekarang ada dimana? 

Selasa, 03 Juni 2014

Aku dan si Lugu

Tertawa dia seorang gadis lugu 
Seakan-akan tidak pernah mengenal masa lalu
Tawanya itu terlihat palsu
Menyimpan segudang sendu

Engkau memang manis wahai gadis
Tetapi nalar-mu tak semanis parasmu
Dibodohi oleh jalan pikiran mu yg busuk
Sehingga hatimu yg putih tak suci lagi

Engkau memilih jalan nafsu
Apa yg menurut-mu bisa bahagia itu yg kau tuju
Tanpa memikirkan dia yg dimasa lalu
Kasihan dia yg mencintaimu
Terluka semakin terluka dan tertipu

Karena kebodohan gadis lugu seperti mu

Minggu, 01 Juni 2014

Pembenci

Sunyi mulai menunjukkan taringnya
Menggigit setiap hati mereka yg terluka
Sakit sungguh sakit ketika cinta didua
Dia tidak pernah berjuang atas nama cinta

Sunyi sepi aku bersyair didalam nestapa
Meratapi nasibku ini ... Sungguh hina
Dengan mudah ia berpaling
Berpindah hati meninggalkan puing

Engkau itu seperti apa??
Apa yg engkau cari dengan mengatas namankan cinta?? 

Tuhan maafkanlah hamba...
Menjadi seorang pembenci...
Tuhan lindungilah hamba...
Dari wanita yang seperti ini...

Setiap ku melangkah semakin ku benci
Mengenang tindakanmu merobek hati
Suatu saat engkau pasti mati
Di Neraka aku pasti menanti

Melihat teriakan kulit..tulangmu yang dilalap api!!!