Wahai engkau yg membenciku
Apakah kamu ingat siapa yg membuatmu tersenyum ketika engkau kesepian.
Siapa yg menjagamu ketika kamu terlelap.
Siapa yg mengusap rambutmu ketika kamu tertidur.
Siapa yg mencium bola mata indahmu ketika kamu tersenyum.
Siapa yg menghapus air mata dipipimu ketika kamu menangis.
Kamu ingat dulu, semua waktuku hanya untukmu.
Aku memanjakanmu dengan begitu sangat.
Sehingga perubahan kecilku yg tak seperti dulu akibat kesibukanku membuatmu tidak bisa menerima.
Ingat siapa yg menemanimu ketika engkau rindu keluarga serta kampung halaman.
Kamu tahu aku rela melupakan semua masalalu ku untukmu.
Kamu tahu aku orang yg selalu berjuang keras membujukmu ketika engkau ngambek atau tidak mood.
Aku memang tidak bisa menjadi lelaki yg baik.
Aku manusia biasa, fisik saja aku ga setampan dia.
Aku hanya punya motor yg membawamu kemana-mana.
Dia membawa mu menggunakan mobil.
Dia bisa membahagiakanmu secara materi.
Ketika makan bersamamu aku hanya mengajakmu ke tempat murah seperti warteg.
Tapi kamu harus tau aku bersungguh-sungguh menjadi lebih baik untukmu.
Hanya karena sikapku yg bodoh dan mulutku yg kotor berkata padamu, kamu tau kenapa? Karena tidak mungkin aku melakukan itu tanpa kamu juga pernah melakukan salah padaku.
Aku berusaha menjadi yg terbaik bagimu, tetapi tidak bisa. Teman-temanmu lebih baik mereka lebih memahami-mu.
Aku sekarang hanya bekas-bekas masa lalu yg mencoba protes kepada cinta, kenapa cinta tak seadil ini.
Yang kamu ingat hanya bagaimana aku menyakiti kamu dengan sangat.
Apakah kamu tidak ingat aku juga pernah menjadi malaikat untukmu.