Kamis, 29 September 2016

Love is Cinta

Aku mencari engkau datang...
Bak seorang pelaut kamu berlayar di hatiku.
Aku marah kamu tertawa...
Sepertinya aku memang menunggu lelucon cintamu.

Aku menutup pintu hati ku, kamu mengetuknya.
Dan kamu memang tamu yang di tunggu hatiku.
Aku cuek, lalu engkau merayuku...
Kamu memang perayu gombal yang handal.

Aku telah menjadi kamu
Wahai fatwa pujangga hatiku
Hari esok belum tentu sebaik hari ini
Hari ini aku tak memberi mu apapun
Tapi kenapa setiap waktu engkau memberikan senyuman itu.

Di sudut pelangi akan ku ceritakan pada warna-warni bahwa engkau telah melukiskan keindahan dibalik kesedihan.

Tetaplah begini waktu memakan kita seperti usia yang semakin menua.
Tapi cinta kita mengikat waktu.

Aku dan kamu
Kamu dan aku

Inilah waktu kita.

Cerita Meja

Meja di maknai sebagai meja
Bagiku meja adalah jembatan
Penghubung antara aku dan segelas kopi
Tanpa meja malam takkan berbicara
Kepala takkan berfikir

Meja banyak menguak cerita
Dari realita bahkan dusta
Pembohong dan pencerita menyukai meja
Sang pencinta sangat memuja meja
Karena cinta adalah dongeng
Bagi dia yang mau mendengarkan

Meja bukanlah akhir
Meja adalah permulaan
Dari aku menjadi kau
Dari kau menjadi aku