Selasa, 08 September 2015
Peningkatan Level Organisasi
Alhamdulillah, berkat rahmat Allah Swt diamanahkan sahabat/i PMII Cabang Ciputat Menjadi Bendahara Umum. Semoga amanah.
Senin, 20 April 2015
Cinta Untuk Ibu
Kau mencintai aku sebelum kau melihatku
Kau setia padaku walau kau dalam perih
Kau menjagaku padahal belum mengenalku
Kau juga menyayangiku disetiap langkah hingga letih
Ibu...
Cinta mu tak mengenal pamrih
Sesaat aku terlahir melihat dunia
Andaikan aku memahami emosi kala itu
Dan andai aku tahu caranya berbicara
Dengan lantang aku ucapkan "Aku Mencintai-Mu"
Ibu...
Jika tak ada Tuhan didunia ini engkaulah segalanya
Setiap detak jantungku yang berdegub itulah hutang kehidupan
Yang takkan mampu aku lunasi
Ibu sandainya cinta ini adalah benda maka aku serahkan semuanya padamu
Agar aku puas, betapa aku sungguh mencintai
Harlah PMII ke-55 Tahun
Tak terasa sudah hampir 3 tahun aku mengabdikan diri dalam nadi-nadi perjalanan PMII khususnya PMII Fakultas Psikologi (KOMFAPSI) Cabang Ciputat. Tepat pada 17 April 2015 kemarin hari lahirnya PMII. Sebagai kader, ini adalah momentum untuk sekalian merayakan dan renungan diri. Semoga apa yang di cita-citakan pendiri serta seluruh warga pergerakan dapat tercapai. Semoga Allah meridhoi segala perjuangan kita dalam mendidik dan membangun bangsa ini. Terima kasih Tuhan, terima kasih PMII.
Renungan Diri
Sekejap memanjakan kedua bola mata dengan menghampiri karya sang Ilahi. Allah maha besar atas segala ciptaannya.
Minggu, 19 April 2015
Daku Kesepian
Tepat pada satu malam
Daku merasa kelam
Hidup serasa tak berarti
Kadang terpikir kapan akan mati
Malam terasa sepi sekali
Hanya bait bait puisi yang menemani
Hidup begini sekali Ya Tuhan
Banyak asa yang hamba tahan
Kuserahkan semuanya pada waktu
Semoga derita ini lekas berlalu
Minggu, 15 Februari 2015
Sepiku
Telah jauh aku berjalan bersama bayang-bayang kesepian
Tak terasa dan tak pula letih mendera kami
Semua karena satu keyakinan akan sebentuk harapan di ujung jalan sana
Seperi fatamorgana di gurun savana
Waktu berlari kencang menghadap kami
Seakan-akan kami tak mampu menahan ini
Kembali tapi itu mustahil
Aku mencintai diri ini
Biarlah waktu itu yg menghantam kami
Aku dan sepi...
Langganan:
Postingan (Atom)



