Rabu, 14 Mei 2014

Puisi Pagi

Gadis Kecil

Semakin ia memahami, semakin tersesat
Semakin ia mengerti, semakin tersayat
Alam bawah sadar enggan berkata ”kau harus kuat”
Jiwanya dan jiwaku takkan pernah melekat

Tawa dan tangis ia hadapi
gempuran hati ia perangi
serdadu hati berjuang menjaga rasa
karena ia enggan terluka

seperti gusdur selalu ceria
menyembunyikan rasa dipinggir bibir
tawanya bukan tawa biasa

gadis kecil menangis didalam hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar